Cara kerja VCO dalam menghajar korona virus


vco sr12 korona virus

VCO belakangan ini sering dibicarakan di jagad maya terkait kemampuannya dalam menghambat perkembangan virus korona yang sedang menjadi momok di seluruh negara dunia tak terkecuali Indonesia.

Beberapa penelitian mengenai cara kerja vco juga sudah dilakukan sehingga menjadikan VCO sebagai kandidat kuat dan potensial sebagai agen antiviral yang efektif dan aman terhadap Novel Corona Virus (nCoV-2019).

vco sr12 korona virus

Tentang korona virus nCoV-2019

Zhou et. al. Menyatakan bahwa korona virus terkait dengan SARS yang mewabah di tahun 2003. Beberapa peneliti telah membuat dan merancang obat khusus yang menargetkan enzim protease dalam korona virus.

Akan tetapi, obat ini belum teruji secara klinis, pun pada akhirnya sampai saat ini terjadi lagi  wabah yang lebih hebat yang disebabkan oleh corona virus.

Bagaimana jika ternyata di negara kita memiliki bahan yang potensial sebagai agen antiviral terhadap Novel Korona Virus?

Minyak Kelapa dan VCO, minyak kekayaan negeri yang hampir terlupakan

Buah kelapa dapat menghasilkan dua jenis minyak yaitu minyak kelapa yaitu: cooking coconut oil dan VCO virgin coconut oil.

Perbedaan mendasar terletak pada proses pengekstraksiannya. Minyak kelapa yang biasa digunakan untuk memasak ini dihasilkan dari bagian daging kelapa yang kemudian dikeringkan atau disebut dengan kopra.

Proses selanjutnya adalah digiling atau komprasi dingin dengan penambahan bahan kimia, seperti bahan pelembap sebanyak 6%. Sedangkan VCO, ekstraksi dihasilkan murni dari santan kelapa yang masih segar.

Untuk menghasilkan VCO sendiri terdapat beberapa tahapan, yaitu

  1. fermentasi,
  2. churning atau proses pemisahan secara sentrifugal antara santan dan lapisan minyak,
  3. pendinginan dan pemberian aksi enzim untuk memisahkan antara minyak dengan air atau santan yang lembab.

Proses seperti inilah yang dipakai untuk membuat produk vico di sr12 skincare.

Bentuk dan Komposisi

Secara umum, antara minyak kelapa biasa dengan VCO memang tidak bisa dibedakan secara kasat mata. Namun, perbedaan dapat terlihat dari partikel, koloid maupun tingkat kelembapan antara minyak kelapa biasa dengan VCO.

Jika dilihat secara cermat dan jeli,  asam lemak biasa mengendap di dalam minyak kelapa biasa. Sedangkan VCO tidak ada endapan di dalam minyak tersebut dan terlihat sangat jernih seperti air.

Dari segi aroma, VCO lebih beraroma segar dan terasa seperti menghirup air kelapa segar murni. Maka dari itu, VCO selain dapat dikonsumsi juga bisa untuk perawatan kulit dan wajah.

Dalam perkembanganya, banyak penelitian yang menyebutkan bahwa minyak ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Berdasarkan keterangan ilmiah dari Prof. Dr. Walujo S. Soerjodibroto, MSc, SpG(K) guru besar Ilmu Gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, minyak kelapa memiliki kelebihan yaitu 50% asam lemak pada minyak kelapa berupa asam laurat dan 7% adalah asam kapriat.

Keduanya merupakan asam lemak jenuh golongan rantai sedang (MCFA) yang sangat mudah dimetabolisme dan bersifat antimikroba (antivirus, antibakteri pathogen dan anti jamur) maka sangat penting untuk  imunitas/ kekebalan tubuh.

Selain itu ternyata hasil penguraian lemak jenuh rantai sedang jarang disimpan sebagai lemak dan tidak menumpuk mempersempit pembuluh darah.

Cara kerja VCO dalam menghajar korona virus

Tiga mekanisme cara kerja vco telah diusulkan untuk menjelaskan aktivitas antivirus dari asam laurat dan monolaurin yang terdapat dalam VCO:

  • pertama, mereka menyebabkan disintegrasi selubung virus;
  • kedua, mereka dapat menghambat tahap pematangan akhir dalam siklus replikasi virus; dan
  • ketiga, mereka dapat mencegah pengikatan protein virus ke membran sel inang.

Secara lengkap, cara kerja vco dapat kamu baca pada tulisan yang dibuat oleh Fabian M. Dayrit, Ph.D. and Mary T. Newport, M.D.

Testimoni Tung Desem Waringin yang mengkonsumsi VCO selama pemulihan terkena korona virus

cara kerja vco

Korona virus tak memandang siapa orangnya, tak memandang kaya-miskin, tua-muda semuanya bisa terkena. Salah satu motivator papan atas di negeri ini pun nggak luput dari serangan korona virus.

Menurutnya, ada tiga hal yang benar-benar dirasa membantu mengembalikan imunitas tubuh dan kesegaran, yakni:

  • hati yang gembira,
  • virgin coconut oil (VCO), dan
  • actemra.

Jadi, tak ada salahnya, bahkan sifatnya wajib bagi kita untuk berusaha meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi korona virus yang sedang berlangsung saat ini.

Have any Question or Comment?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!